Genmaicha
Thursday, December 22nd, 2005Sudah hampir sebulan ini kami berdua (kadang juga Iman ikutan) minum teh hijau Jepang (Japanese green tea, lihat gambar di atas) malam hari menjelang tidur saat santai nonton tv. Well, I’m not a big fan of tea… tapi iseng-iseng ikutan David nyoba teh hijau ini lama-lama jadi keasyikan juga
. Beda dengan teh hijau lainnya yang agak pahit, yang ini rasanya rada "nano-nano" alias campur-campur
dan paling terasa adalah rasa ‘beras’nya. Ndak heran… soalnya teh hijau Jepang ini memang dikenal sebagai "Popcorn tea"…
"The fresh vegetative character of the green tea is balanced with the toasted, nutty flavor of the rice. This tea is naturally sweet and refreshing. During the firing of the rice, it is not uncommon for the rice grains to ‘pop’ not unlike popcorn which is why it is often referred to as "popcorn tea".
Katanya lagi dalam beberapa situs yang membahas tentang teh hijau Jepang ini, salah satu kelebihan dari Genmaicha adalah teh ini paling sedikit mengandung kafein dibanding dengan jenis teh hijau lainnya. Jadi dapat dijadikan minuman hangat kapan saja… termasuk pada malam hari menjelang tidur.
But you know what? Satu hal yang saya amati sejak minum Genmaicha pada malam hari (sebenarnya, sa ndak tahu apa itu relevan atau tidak
… tapi kenyataannya demikian), David tidak pernah lagi ngorok alias snoring lagi
… which is awesome
!
Hayo, para penggemar teh hijau di luar sana… adakah yang tahu dan punya info untuk menjelaskan ini? 

) klo it’s my first snow experience… eh, beredar deh sampe’ satu kelas tahu, hehehehe. Professor Victor sampe’ bilang: Wow, Yaty… we have to celebrate it then! Anyhoo, it was fun! I mean my first snow. Begitu "berkenalan" dengan salju, langsung dapat yang heboh sampe’ lebih dari 10 cm (turun hanya separoh malam!). Itu di Toronto, di sini tidak ’separah’ itu ji

… maunya main di luar. Sa bilang, well… kalo selesai semuami Pe-Er mu, nanti kita main snowball di balcony (biar kalo kedinginan bisa langsung masuk kembali ke rumah, hehehehe). Setelah pake’ celana piyamanya (dia pake’ terbalik… katanya, gurunya bilang kalo dipake’ seperti itu salju akan terus turun… dan besok sekolah libur! Whaaaa??!!
Takhayul darimana mi sédéng itu? Ada-ada saja
), kita keluar ke balkon dan main bola salju… and of course, I was busy with my camera, hee hee. David di living room, lihat kita lewat pintu kaca sambil menggeleng-geleng… de bilang toh, bisanya itu kalian diluar sana ketawa-ketawa padahal dinginnya minta ampun! Hahahahaha! Namanya juga menikmati hidup, yeeee! 


Poor girl! Hahahahahaha!


. Makin cintaaaaaaa… 
. Terima kasih, Cinta-ku